Aksi Gila Marinir Indonesia Yang Membuat Ngeri Dunia Dan Negara – Negara Barat

Gambar kehebatan da kemampuan marinir AL Indonesia

Parjurit Marinir Indonesia memang terkenal dengan aksi-aksinya yang gila dan nekat. Banyak dari kalangan luar negeri melongo dan gelelng-geleng kepala karena kagum saat melihat aksi mariner Indonesia.

TNI AL Indonesia punya semboyan “Kami Bukan yang Terbesar, Tapi Mematikan”. Ya, ini bukan hanya di dalam negeri, nama marinir TNI AL juga begitu disegani di dunia. Selain memiliki alutsista yang mumpuni, personel marinir juga dikenal hebat dan memiliki kemampuan yang biasa.
Bahkan, salah satu blog pemerhati angkatan bersenjata di luar negeri menganggap bahwa Marinir TNI stupid and crazy.

Loh kok mereka bilang stupid crazy, bukankah itu kata-kata yang menghina? Tunggu dulu,  tentu saja stupid crazy yang dimaksud bukanlah bodoh dan gila, tetapi maksudnya adalah nekat dan gila!
Selain itu, salah satu aksi yang paling menarik perhatian adalah ketika tank amfibi milik marinir jenis LVTP-7 yang beratnya mencapai 30 ton terjun bebas dari dermaga ke laut dengan kecepatan tinggi. Tentu saja sontak aksi ini membuat para pemerhati militer luar negeri sangat heran.

Para marinir sendiri melakukan aksi hebat ini bukan hanya modal nekat saja, namun aksi heroik Personel TNI AL ini karena memang didasari dengan kemampuan individu prajurit yang mumpuni dalam melakukan aksi-aksi berbahaya tersebut.

Gambar aksi nekat para marinir Indonesia membuat kagum dunia

Hal inilah yang membuat para tamu undangan dan masyarakat yang melihat aksi tersebut dibuat kaget dan kagum. LVTP (Landing Vehicle Track Person)-7 adalah tank amfibi buatan Amerika Serikat (AS). Tank jenis ini, sebenarnya tank pengangkut personel. Tapi tank ini juga dilengkapi senjata mesin otomatis yang juga memungkinkan untuk melakukan penyerangan.

Tank ini kali pertama diperkenalkan pada 1972 dengan generasi pertama jenis LVTP-5. Baru pada 1982, jenis LVTP-7 mulai diperkenalkan. LVTP-7 diproduksi oleh Combat Systems US. Dan hingga sekarang generasi terbaru tank ini masih digunakan korps marinir AS. Karena tank amfibi, LVTP memang memiki kemampuan untuk "hidup di dua alam". Darat dan laut. Jika di darat, tank ini mampu melaju sampai kecepatan 60 km per jam. Sedangkan di laut, dia mampu berenang hingga 20 km per jam.

"Atas nama Pimpinan Angkatan Laut dan pribadi menyampaikan rasa bangga atas penampilan prajurit dan alutsista pada pelaksanaan HUT TNI di Banten dan daerah," ujar Laksamana TNI Ade Supandi kala itu. "Tiada kata yang demikian populer dalam pelaksanaam HUT kecuali kata, 'kami memang bukan yang terbesar, tetapi mematikan.' Itu yang akan diingat oleh bangsa dan negara," ujarnya.

"Well done dan Bravo Zulu teruskan ke prajurit dimana pun berada dan bertugas," puji KSAL dengan bangga.

Secanggih apapun Alutsista yang dimiliki TNI, namun skill atau kemampuan para personil harus diutamakan. Iabarat sebagus dan secanggih apapun sebuah mobil, kalau sang sopir tidak memiliki kemampuan dalam mengemudikannya maka kecanggihan itu tidak akan berarti apa-apa.

OK. Hidup terus Militer Indonesia, selamat berjuang untuk bangsa dan Negara. Kalian adalah pahlawan bangsa.

Label: