Gawat! Jet Tempur Rusia Serang Pasukan Koalisi AS

Dikabarkan bahwa Jet tempur Rusia salah tembak dan serang pasukan koalisi yang didukung Amerika Serikat (AS).

Konflik yang terjadi di Suriah masih juga belum selesai, beberapa perundingan digagas namun juga belum menghasilkan kesepakatan. Pertempuran melawan ISIS di suriah telah melibatkan beberapa Negara seperti Rusia, Amerika, Arab Saudi dan kelompok-kelompok lainya.

seakan masing-masing Negara ingin menunjukkan kedigdayaanya dan berebut pengaruh di wilayah tersebut, maka tidak jarang gesekan antara pasukan Koalisi Rusia dan Amerika sering terjadi.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Jet Tempur Rusia salah tembak dan melakukan serangan ke pasukan koalisi yang didukung AS.

Foto Jet tempur rusia serang militer AS

Metrotvnews.com, Washington: Jet tempur Rusia dikabarkan mengebom pasukan koalisi yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) di wilayah utara Suriah.

Menurut pihak AS, jet tempur Rusia mengira bahwa pasukan koalisi tersebut adalah pihak kelompok militan Islamic State (ISIS). Letnan Jenderal Stephen Townsend mengakuai bahwa Rusia dan pasukan Pemerintah Suriah melakukan serangan di wilayah timur dan selatan Al-Bab, Provinsi Aleppo pada 1 Maret.

Letjend Townsend menyebutkan bahwa pihak Rusia sepertinya melihat pihak ISIS bergerak dari Al-Bab. Namun mereka salah mengira bahwa ada pasukan lain yang tersisa merupakan pihak ISIS.

"Kami menilai jet tempur milik Rusia dan Pemerintah Suriah mengebom beberapa desa yang diyakini dikuasai oleh ISIS. Tetapi pada kenyataannya, yang mereka serang adalah pasukan koalisi Arab," ujar Townsend, seperti dikutip AFP, Kamis 2 Maret 2017.

Pasukan yang diserang oleh Rusia adalah pihak SAC yang merupakan aliansi lebih luas dari Syrian Democratic Forces (SDF). Pasukan ini terdiri dari milisi Kurdi dan kelompok lain yang dilatih oleh Amerika Serikat dalam perang melawan ISIS.

Baca juga 3 Misil Rusia Yang Amat Ditakuti Di Dunia

Pasukan AS sendiri beroperasi kurang lebih lima kilometer dari desa yang diserang oleh Rusia.
"Semakin jelas bahwa serangan itu menghantam beberapa posisi pasukan koalisi," imbuh Townsend.
"Komunikasi cepat kemudian dilakukan di wilayah dekonfliksi dan pihak Rusia mengetahui hal tersebut, kemudian menghentikan pengeboman," pungkasnya.

Pihak Kementerian Pertahanan Rusia membantah melakukan serangan udara tetap mengonfirmasi telah terlibat komunikasi dengan AS melalui saluran hotline.

Menurut pihak Rusia, perwakilan Angkatan Udara AS menyuarakan kekhawatirannya mengenai jet tempur Rusia dan Suriah yang bisa melakukan serangan tidak sengaja ke wilayah yang dikendalikan pihak pasukan koalisi yang didukung Negeri Paman Sam. PM/ANR>

Label: