Karena Rudal Yakhont TNI AL ini, Tetangga Indonesia Pada Ciut Nyalinya

Memang saat ini Alutsista TNI diukur dari Minimum Essential Force (MEF) masihlah sangat jauh dari ukuran cukup. Namun, jangan anggap TNI tidak memiliki Alutsista yang mumpuni, TNI tercatat memiliki beberapa senjata kunci yang mematikan dan kapanpun siap untuk memberikan kejutan kepada siapapun musuhnya. Salah satunya adalah rudal-rudal dahsyat yang canggih dan pintar.

Sebut saja misalnya Rudal Yakhont TNI ini,  rudal ini merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut (AL).

Salah satu keunggulan Rudal Yakhont adalah dapat menembak berbagai jenis kapal permukaan, baik single, grup, atau konvoi.

Rudal ini dapat ditembakkan salvo dengan sasaran yang berbeda. Rudal Yakhont dapat diluncurkan secara vertikal dengan sudut 90 derajat dan inclided 15 derajat.

Rudal yang diproduksi oleh Rusia ini memiliki panjang 8,9 meter dengan jarak tembak mencapai 300 km. Ketinggian terbang mencapai 14 sampai 15 km, 10 sampai 15 m untuk Hi-Low Combine Trejectory.

Spesifikasi keganasan & Kecanggihan Rudal Yakhont TNI AL Indonesia

Kecepatan Terbang Yakhont mencapai 750 Meter/Sekon. Spesifikasi Yakhont sendiri memiliki Panjang 8,9 Meter, diameter 720 Milimeter.

Rudal Yakhont dapat menjelajah 5 sampai 15 meter dari permukaan laut, dengan 2,5 kecepatan suara, sehingga mampu memperpendek waktu peringatan dini bagi kapal yang sedang disasar.

Lebih ngeri lagi rudal ini memiliki cara terbang yang unik sehingga mampu menghindar dari pendeteksian radar modern negara tetangga.

Baca Juga Rudal Krypton Pesawat Sukhoi TNI Yang Menakutkan

Bukti Rudal Yakhont Sangat Ditakuti Di Wilayah Asia Tenggara


Berdasarkan beberapa kriteria, rudal Yakhont bisa dianggap sebagai ketidak seimbangan persaingan persenjataan di kawasan.

Rudal Yakhont TNI Indonesia

Pertama, Yakhont bisa meluncur di ketinggian 5-15 meter di atas permukaan laut. Memiliki kemampuan 2,5 kali kecepatan suara sehingga mengurangi waktu peringatan untuk kapal yang terkena target, terutama kapal perang yang belum dilengkapi untuk peringatan dini. Memang benar bahwa angkatan laut Asia Tenggara semakin lebih baik dilengkapi dengan sensor modern untuk memberikan peringatan dini dari peluncuran rudal yang akan datang dan untuk melacak rudal subsonik diatas permukaaan laut. Namun profil penerbangan Yakhont itu unik karena memiliki kemampuan mendeteksi sensor yang lebih canggih untuk melakukan target kapal perang musuh.

Kedua, meskipun Vietnam telah menggunakan Yakhont di angkatan lautnya, yaitu varian ‘Bastion’ untuk pertahanan pantai yang digunakan untuk mempertahanankan diri.

Namun, ketika dipasang pada sebuah kapal perang yang pada dasarnya adalah sebuah platform yang sangat mobile, menyebabkan Yakhont itu dapat diluncurkan diluar daerah pertahanan pantai suatu negara.
Sebelum yakhont dilahirkan, rudal anti kapal seperti Exocet buatan Barat dan Harpoon serta Styx buatan Rusia. Rudal-rudal tersebut sudah dipasang di kapal kapal perang Asia Tenggara yang memiliki jangkauan 200 Km.

Sebaliknya, Yakhont memiliki jangkauan maksimum 300 kilometer ketika diluncurkan dengan kecepatan tinggi, dan kecepatan maksimum 2,5 Mach.

Negara-negara diluar Asia Tenggara seperti di Pasifik Barat negara yang memiliki kemampuan setara yaitu Cina dengan kapal perang yang memiliki rudal Sunburn, dan Taiwan yang baru-baru ini telah memasang rudal Hsiung Feng III di atas kapal kapal perang tersebut.

Ketiga, kemampuan rudal Yakhont juga tidak mungkin dilakukan tindakan pencegahan yang efektif bagi sebagian besar angkatan laut Asia Tenggara. Hanya angkatan laut Malaysia, Singapura dan Thailand memiliki kapal berkemampuan rudal anti-rudal modern (AMM). Malaysia memiliki dua frigat bersenjata dengan AMM Seawolf dan empat korvet dengan Aspide, sedangkan Singapura memiliki enam frigat bersenjata dengan AMM Aster dan enam korvet dengan-Barak 1. Thailand memiliki dua frigat dilengkapi dengan sistem Sea Sparrow dan dua korvet dengan Aspide.

Tetapi dengan Rudal Yakhont merupakan mimpi buruk bagi angkatan laut di Asia Tenggara, karena kapal perang mereka hanya dilengkapi dengan rudal groud to air yang hanya efektif untuk target yang bergerak lambat sehingga sulit mencegah rudal tersebut.

Baca juga Kapal Perang Paling Tangguh Di Laut Benua Asia

Indonesia adalah Negara besar yang memiliki banyak pengalaman dalam urusan perang. Kemerdekaan Indonesia diperoleh dengan pertumpahan darah. Ratusan ribu bahkan jutaan nyawa telah berkorban untuk kemerdekaan Indonesia. Maka kami peringatkan untuk Negara-negara tetangga yang notabene Negara kecil jangan pernah main api dengan Indonesia.

Indonesia adalah Negara yang cinta damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian. Namun bukanberarti Indonesia tidak bisa garang. Jika sedikit saja disakiti maka TNI dan seluruh rakyat akan membalas dengan seratus kali lebih sakit.

Terang saja, Jika Negara-negara tetangga Indonesia salah bersikap dan memancing keributan dengan Indonesia. Maka Rudal-rudal seperti Yakhont akan mampu menghabisi mereka.  PM/ANR.

Label: ,