Jumlah Pesawat dan Helikopter Tempur Militer Indonesia Saat Ini

Berapakah jumlah pesawat tempur dan Helikopter Indonesia saat ini yang masih aktif digunakan oleh TNI sampai Tahun 2017 ini?

Pertanyaan tersebut sering dilontarkan oleh nettizen dan banyak orang yang memang penasaran dengan Kekuatan Udara Militer Indonesia saat ini.

Jika kekuatan Militer Indonesia secara keseluruhan pernah menempati urutan 12 dunia di tahun 2015 lalu dan sekarang berada di urutan 14 militer terkuat dunia, lalu bagaimana dengan rangking kekuatan udara Indonesia?

Ternyata Kekuatan Udara Militer Indonesia termasuk yang diperhitungkan di dunia, walau kenyataanya masih banyak kekurangan khususnya dari jumlah Alutsistanya misalnya pesawat tempur.

Dengan datangnya Pesawat tempur canggih Sukhoi SU-27, SU-30, dan Su-35 dari Rusia, berdampak signifikan terhadap kekuatan militer Indonesia dimata dunia. Walau jumlahnya masih dirasa kurang jika dibandingkan dengan luas wilayah serta jumlah penduduk Indonesia, namun hadirnya Su-27 dan SU-30 mampu mengangkat kekuatan TNI Au sehingga makin disegani di dunia. Lebih-lebih saat ini Indonesia bertekad menjalankan program kemandirian Alutsista salah satunya membuat pesawat tempur sendiri buatan dalam negeri.

Jumlah pesawat tempur AU indonesia

Langkah nyata yang diambil oleh Indonesia dalam mewujudkan kemandirian Alutsista yaitu didukung dengan beberapa perusahaan BUMN yang memang bergerak dibidang Persenjataan militer seperti PT. PAL, PT. Dirgantara Indonesia, PT.PINDAD, dan Litbang Linmas yang terus menggenjot produk ALutsista yang modern dan canggih. Produk-produk senjata buatan Indonesia juga banyak diminati oleh Negara lain dan beberapa sudah di ekspor.

Khususnya untuk pesawat tempur, Indonesia juga menjalin kerjasama dengan beberapa Negara seperti Korea Selatan dalam proje ct Pembuatan jet tempur KFX dan IFX yang nantinya akan diproduksi di dua Negara dengan paket kerjasama transfer teknologi.

Indonesia juga berusaha mendatangkan pesawat canggih generasi baru dari Rusia yaitu Jet Sukhoi SU-35 yang juga terdapat paket kerjasama transfer teknologi. Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia serius dalam mewujudkan militer yang kuat khususnya Angkatan Udaranya karena memang AU sekarang menjadi tolak ukur kekuatan militer suatu Negara.

Indonesia juga menjadi Negara yang memilki potensi besar untuk menjadi yang terkuat di dunia. Hal ini didukung dengan semakin banyaknya ahli atau Insinyur dalam negeri yang mampu mengembangkan Alutsista canggih yang mana didukung dengan kebangkitan ekonomi yang meningkat setiap tahunnya.

Cadangan SDA dan SDM RI juga melimpah yang menjadikan banyak Negara lain ketar-ketir akan kekuatan militer RI 10 sampai 20 tahun kedepan.

Berapakah jumlah pesawat tempur RI di tahun 2017 ini ?

Untuk jumlah armada tempur udara Indonesia yang rilis terbaru di tahun 2017 ini yaitu 420 buah yang terdiri dari:

Jet tempur jumlahnya : 35
Pesawat Serang: 58
Pesawat Angkut Pasukan dan Logistik: 170
Pesawat latih: 108
Helikopter: 152
Helikopter Serang: 5

Jenis-jenis pesawat tempur Indonesia yang ada saat ini meliputi Pesawat F16, Jet Sukhoi SU-27, dan Sukhoi SU-30, SU-35, T-50i Golden Eagle, Super Tocano EMP-314, Hercules, dan C295.

Sementara Januari lalu, Pemerintah Indonesia menyetujui proposal pembelian 5 pesawat angkut baru yaitu Airbus A400M Atlas.

Rencananya Pesawat ini akan digunakan sebagai alat transport dan angkut serbaguna dan akan dioperasikan oleh skuadron 31 dan 32 TNI AU. Proposal ini juga menyertakan paket transfer teknologi.

Sedangkan untuk Helikopter, Indonesia juga memiliki salah satu Heli tercanggih di dunia yaitu AH-64 Apache.

Walau kekuatan Udara Indonesia saat ini masih menduduki di urutan 30 dunia, namun untuk 10 – 20 tahun lagi Indonesia berpotensi melejit dengan masuk ke 10 besar dunia.

Sumber :
Global Fire Power
http://www.seruni.id
http://militermeter.com

Label: